Poltevara mengikuti Rakorpim LLDIKTI XVII
Kutipan dari batampos – Politeknik Inovasi Nusantara (Poltevara) terus memperkuat jejaring dengan dunia pendidikan tinggi nasional. Kampus vokasi yang baru berdiri di Batam itu mengikuti Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) Perguruan Tinggi yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau di Pekanbaru, 30 Juli hingga 1 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Grand Central Hotel Pekanbaru tersebut mengusung tema “Perguruan Tinggi sebagai Motor Penggerak Pembangunan”. Rakorpim menjadi forum strategis bagi para pimpinan perguruan tinggi untuk memperkuat koordinasi, berbagi pengalaman, sekaligus membahas arah pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
Direktur Politeknik Inovasi Nusantara (Poltevara), Dr. Ir. Fandy Iood, ST., M.PWK, hadir didampingi Wakil Direktur III Arseto Pinontoan. Fandy mengatakan, keikutsertaan Poltevara dalam Rakorpim menjadi momentum penting bagi kampus yang baru memperoleh izin operasional dari Kemendiktisaintek tersebut.
Menurut dia, forum tersebut memberikan banyak wawasan mengenai tata kelola perguruan tinggi, pengembangan pendidikan vokasi, hingga peluang membangun kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi di wilayah Riau dan Kepulauan Riau.
“Kami menyambut positif pelaksanaan Rakorpim ini. Sebagai perguruan tinggi yang baru berdiri, kami memperoleh banyak pengetahuan, pengalaman, sekaligus kesempatan membangun silaturahmi dan koordinasi dengan sesama perguruan tinggi,” ujar Fandy.
Dalam kesempatan tersebut, Fandy juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau, Dr. H. Nopriadi, SKM., M.Kes, yang telah memfasilitasi pelaksanaan Rakorpim.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd, serta Anggota Komisi X DPR RI Daerah Pemilihan Riau, Dr. Hj. Karmila Sari, S.Kom., M.M, yang hadir memberikan arahan mengenai penguatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
Pada forum tersebut, Fandy memperkenalkan Poltevara sebagai politeknik swasta pertama di Indonesia yang secara khusus berfokus pada bidang konstruksi dan infrastruktur.
Menurutnya, keberadaan kampus vokasi tersebut diharapkan mampu mendukung kebutuhan sumber daya manusia terampil, khususnya di sektor konstruksi, energi terbarukan, dan transformasi digital yang saat ini berkembang pesat.
Fandy mengatakan, Wakil Menteri Prof. Fauzan maupun Anggota Komisi X DPR RI memberikan respons positif terhadap kehadiran Poltevara sebagai kampus vokasi baru di Batam.
“Kami berharap dukungan dari seluruh pemangku kepentingan dapat menjadi motivasi bagi Poltevara untuk terus berkembang dan sukses menerima mahasiswa angkatan pertama pada tahun akademik 2026,” katanya.
Keikutsertaan Poltevara dalam Rakorpim juga menjadi bagian dari komitmen institusi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan, memperluas jejaring kemitraan, serta menghadirkan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. (*)